You are here: Beranda : Artikel : Menara Babelan di Nuswantara

Laku Becik

Laku Becik
 

Menara Babelan di Nuswantara

E-mail Print PDF

Kecurigaan tentang keberadaan Menara Babelan berawal dari indikasi aplikasi bentuk-bentuk Menara Babelan ini yang terdapat di berbagai pelosok dunia, antara lain bangunan-bangunan Pagoda dan Mercusuar Pantai. Melihat berbagai penggambaran Menara-menara Babilon yang beredar di Eropa sekitar abad 15 maka terlihat bahwa menara tersebut sudah dalam bentuk jadi. Mayoritas ilustrasi menunjukkan seperti menara yang sudah siap digunakan, artinya menara ini pasti pernah ada dan penggambarannya menunjukkan adanya beraneka ragam jenis Menara Babilon.

 

Comments  

 
+6 #13 2012-01-25 13:59
Sains dan spiritualitas akan menjadi pasangan yang serasi. Penyatuan dua arus utama ini dalam sejarah manusia akan menghasilkan transformasi budaya. “Penelitian” serta “Pencerahan” akan berjalan beriringan, sehingga memungkinkan adanya “sains dunia spiritual” dan pemahaman baru tentang kesucian (sacredness) untuk alam material. Barangkali cara yang paling ampuh agar hal ini mengejawantah di milenium baru adalah melalui individu-individu yang menempuh jalan spiritual (the seekers), bukan di dalam laboratorium penelitian yang steril. Sains kesadaran bisa dikerjakan di rumah masing-masing. Penemuan-penemuan arkeologis, terkait dengan peradaban-peradaban kuno, secara radikal akan mengubah pemahaman kita akan sejarah manusia. Lebih lanjut, penemuan-penemuan ini kelak memperlihatkan kepada kita bagaimana nenek moyang kita di masa silam menemukan cara untuk mengintegrasika n sains dan spiritualitas.
Bravo Turangga Seta
Quote
 
 
+2 #12 2012-01-01 15:23
saya kagum dengan penemuan tim turangga seta, saya percaya kalu di indonesia ada piramyd / menara babelan.... karena sudah banyak bukti bahwa bukit berbentuk kerucut ... : :D
Quote
 
 
0 #11 2011-12-12 20:31
leluhur kita tentunya sdh membaca saat smua rusaknya nusantara terutama ahklak, terbukti jangka joyoboyo yang jelas dapat menerawang jauh ke depan apa lagi leluhur diatas bliau,Kalau semua tidak disembunyikan jelas dah dijual untuk pribadi para pemuka yang katanya mementingkan rakyat tapi bejat.katanya tahu akherat tapi laku dunia bejat....saya menangis saat menulis ini
Quote
 
 
0 #10 2011-12-12 10:55
Untuk tim Turånggå Sétå, maju terus, masih banyak hal yang tersembunyi yang ada di bumi Nuswantårå ini yang belum terungkap keberadaannya secara fisik.

Saya masih penasaran dengan Gn. Merbabu, ada beberapa artefak seperti Watu Lumpang di sebelah atas sabana di kaki Gn. Kukusan, yang posisinya 2 bukit dibawah puncak Merbabu. dari namanya, Kukusan, bentuknya seperti kukusan, yang mana dalam masyarakat jawa sering dipakai untuk membentuk tumpeng / gunungan.
Juga ada satu daerah di kaki timur Merapi & Merbabu yang bernama Desa Candhi Pethak, Pethak disini bisa berarti putih, dan juga bisa berarti dikubur. apakah itu sebuah pertanda atau tidak saya kurang tau. & kiranya bila tim Turånggå Sétå berkenan untuk mengunjungi daerah tersebut, dengan senang hati saya akan menemani, :)

Surådirå Jayaningrat, Swuh Kabrastå dèn Pangastuti, Jåyå Jåyå Wijayanti, Wijåyå Nuswantårå… rahayu íngkang samyå pinanggíh…
Quote
 
 
0 #9 2011-12-12 10:44
Untuk tim Turånggå Sétå, maju terus, masih banyak hal yang tersembunyi yang ada di bumi Nuswantårå ini yang belum terungkap keberadaannya secara fisik.

Surådirå Jayaningrat, Swuh Kabrastå dèn Pangastuti, Jåyå Jåyå Wijayanti, Wijåyå Nuswantårå… rahayu íngkang samyå pinanggíh…
Quote
 
 
0 #8 2011-12-12 10:43
Quote:
Sudah saatnya tulang belulang yang berserakan berkumpul kembali dalam era kekinian........salam majapahit www.bhagaskara.org ( penyanbung lidah leluhur majapahit )


Ditimbun untuk diselamatkan. Mungkin pada masa lalu nenek moyang kita sudah mengetahui (ngerti sakdurunge winarah) akan hal-hal yang mungkin bisa / akan merusak peradaban mereka. Sesuatu yang merusak / destruktif itu bisa berwujud bencana alam, & bisa juga karena ulah manusia, baik pribumi ataupun pendatang. Dan buktinya, sehingga kini sisa peradaban itu masih ada; apabila tidak ditimbun, mungkin isinya sudah diangkut oleh Belanda, seperti kitab-kitab Jåwå kuno yang kini disimpan / disembunyikan di Leiden.
Quote
 
 
+1 #7 2011-12-02 08:02
aku kagum dengan senior-senior yang da di TURANGGA SETA, untuk forum diskusi yang lebih mendalam gimana caranya??
Quote
 
 
-1 #6 2011-10-24 22:28
TENTANG PIRAMIDA LALAKON SANGAT MENAKJUBKAN (JIKA MEMANG BENAR ADA)....YANG JADI PERTANYAAN BERIKUT, MENGAPA PIRAMIDA HARUS DITIMBUN/DISEMBUNYIKAN.......?
Quote
 
 
+2 #5 2011-10-23 15:12
Sudah saatnya tulang belulang yang berserakan berkumpul kembali dalam era kekinian........salam majapahit www.bhagaskara.org ( penyanbung lidah leluhur majapahit )
Quote
 
 
-2 #4 2011-09-27 15:54
Maju terus.......
Bravo LAKU BECIK........
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Artikel Terbaru

Dokumentasi

Tentang Kami